Monday, March 31, 2014

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku

Sekitar 6 bulan yang lalu saat masih berupaya untuk menyelesaikan proyek tugas akhir kuliah, saya sempat mengalami satu hal yang sangat tidak menyenangkan dengan notebook saya. Notebook yang sehari-harinya saya gunakan untuk mengetik tugas akhir itu mendadak tidak mau dinyalakan. Saat tombol power di notebook saya tekan, notebook tersebut tidak bereaksi sama sekali. Padahal sebelumnya notebook tersebut masih oke dan selalu siap kalau diajak mengerjakan TA. Saya jadi sedih sekaligus panik. Pasalnya, semua data penting - termasuk data TA tentu saja - tersimpan di hard disk notebook tersebut. Untungnya saya masih mempunyai back up data TA di dropbox sehingga dokumen TA masih bisa saya akses menggunakan perangakat lain

Dengan perasaan yang masih panik saya memutuskan untuk membeli notebook baru saat itu. Karna uang yang ada di tabungan nilainya tidak banyak, saya harus benar-benar selektif saat memilih notebook baru sesuai kebutuhan. Bersama dengan seorang teman akhirnya saya pergi ke salah satu toko komputer


Saat itu saya mencari notebook yang harganya berkisar diantara 4 juta-an. Ada banyak merk serta model yang ditawarkan oleh toko komputer yang saya kunjungi. Rata-rata memiliki spesifikasi yang hampir sama. Dengan mempertimbangkan design akhirnya saya memilih Asus X200CA. Notebook tersebut memiliki design yang tipis serta cukup stylish sehingga sangat cocok untuk keperluan mobile. Misalnya ketika mau mengerjakan TA di perpustakaan atau dimana saja. Bobotnya yang hanya 2 kg sangat pas untuk dimasukkan ke dalam backpack dan digendong kemana saja



Pertimbangan lain ketika memilih Asus X200CA adalah mengenai sistem operasi. Notebook ini tidak dibekali dengan sistem operasi Windows 7/8 seperti halnya notebook lain. Sistem operasi yang digunakan hanya DOS. Kebetulan saya adalah pengguna Linux Ubuntu sehingga pilihan ini sangat pas. Akan terasa lebih mudah saat harus menghapus DOS daripada Windows 7/8. Setelah proses pembelian selesai saya langsung pulang untuk melakukan instalasi Ubuntu di Asus X200CA

Berbekal sebuah flash disk yang sudah terpasang live Ubuntu, proses instalasi pun saya lakukan. Saya sempat was-was kalau-kalau nanti ada perangat yang tidak bekerja di Asus X200CA. Maklum, beberapa merk laptop memang tidak selalu kompatibel dengan Ubuntu. Setelah proses instalasi selesai saya langsung mencoba beberapa fitur dan perankat yang ada di Asus X200CA termasuk Wi-Fi, sounds, grafis hingga mousepad. Dan ternyata semua bekerja dengan sangat baik, termasuk pengaturan brightness/kecerahan layar yang mengalami masalah di beberapa laptop yang diinstall Ubuntu sehingga membutuhkan trik tambahan



Setelah memastikan semua perangkat bekerja dengan baik, saya langsung menginstall aplikasi Dropbox client di X200CA untuk melakukan sinkronisasi file. Proses sinkronisasi ternyata tidak membutuhkan waktu lama, hanya beberapa menit proses sinkronisasi selesai dan saya kini telah mendapatkan kembali data TA. Yeah!

Asus X200CA ini ternyata memiliki performa yang sangat bagus. Meski spesifikasi yang dimiliki termasuk kelas low-end, performanya benar-benar optimal. Ketika saya membuka aplikasi pengolah gambar Gimp (Photoshop), Inkspace (Corel), Google Chrome, LibreOffice serta VLC secara bersamaan, masing-masing aplikasi tetap berjalan lancar tanpa hambatan. Bahkan ketika saya tambah dengan aplikasi pemutar musik. Saya tetap bisa menggunakan masing-masing aplikasi dengan lancar. X200CA benar-benar notebook terbaik di kelasnya


6 bulan menggunakan X200CA saya masih merasa sangat nyaman bahkan semakin nyaman. Terutama saat digunakan untuk mengetik. Susuan keyboard yang dimiliki X200CA sangat pas di jari dan sangat empuk. Ukuran touchpadnya juga cukup lebar sehingga saya bisa mengarahkan pointer kursor dengan lebih mudah meski tanpa bantuan mouse. 


Kemampuan multimedia X200CA juga sangat baik. Saya biasa mendengarkan musik sambil mengetik. Suara yang dihasilkan sangat nyaring. Hal ini dikarenakan kemampuan audionya sudah dilengkapi dengan teknologi Asus SonicMaster yang digabung dengan AudioWizard ASUS. Performa grafis X200CA juga cukup baik. Saat mencoba dua game 3D di Google Chrome, Downhill Jam serta Rail Rush, keduanya juga berjalan lancar.

Secara keseluruhan performa Asus X200CA sangat memuaskan. Ditambah dengan designya yang stylish dan sangat cocok untuk keperluan mobile. Secara umum, yang paling saya sukai dari X200CA adalah:

  • Designya yang tipis dan terlihat modern
  • Kompatibilitas perangkat keras dengan Linux Ubuntu
  • Performanya yang optimal
  • Sangat cocok untuk keperluan mobile
  • Nyaman digunakan untuk mengetik

3 comments:

  1. mantap gan reviewnya
    salam ASUSLovers Gan !

    ReplyDelete
  2. Saya pakai Asus sudah sekitar 6 bulan gan. So far so good. Nyaman banget

    ReplyDelete
  3. Saya suka bodynya. Mantep banget dan kelihatan kokoh bertenaga :)

    ReplyDelete