Tuesday, November 9, 2010

Menjadwalkan Tugas Dengan Cron

Bagi seorang administrator sistem, menjaga performansi server agar tetap dalam kondisi terbaik adalah suatu keharusan. Untuk menjaga hal ini mungkin seorang administrator harus mengerjakan suatu perintah pengecekan secara berkala terhadap sistem menggunakan software tertentu atau sekedar menghapus file-file log yang sudah tidak diperlukan. Di Unix disediakan beberapa tools yang dapat digunakan untuk mengerjakan tugas atau perintah tertentu sesuai dengan tenggang waktu yang ditentukan, misal setiap satu hari sekali kita harus membersihkan file-file log yang tidak diperlukan atau beberapa tugas lain yang intinya dilakukan secara rutin. Salah satu tool yang dapat digunakan untuk melakukan penjadwalan tugas adalah cron. Berikut ini adalah format penulisan cron

menit jam hari bulan minggu Perintah
00-59 00-23 01-31 01-12 00-06 Perintah yang ingin dijalankan

Ada beberapa cara untuk menuliskan rules cron
1.Menggunakan operator koma (,)
Dalam rule cron, operator koma diartikan sebagai dan. Berikut ini contoh penulisan dengan operator koma
* 2,14 * * * rm -rf /tmp* 
Rule ini akan menghapus seluruh file yang berada di direktory /tmp setiap jam 02.00 dan 14.00 setiap harinya
2.Menggunakan operator asterik (*)
Operator ini digunakan untuk mengeksekusi perintah setiap waktu
Contoh:
* * * * * rm -rf /tmp*
Rule ini akan menghapus seluruh file yang berada di direktory /tmp setiap menit setiap hari
3.Menggunakan operator slash (/)
Operator “/” digunakan untuk mengeksekusi perintah setiap kelipatan waktu yang ditentukan
Contoh:
*/3 * * * * rm -rf /tmp*
Rule ini akan menghapus seluruh file yang berada pada direktory /tmp setiap kelipatan 3 menit. Dimulai dari menit 0,3,6,9 dan seterusnya
4.Menggunakan operator dash (-) 
Dalam rule cron dash berarti sampai
Contoh:
1-5 * * * * rm -rf /tmp*
Rule ini akan menghapus seluruh file yang berada pada direktory /tmp setiap jam setiap hari. Dimulai dari menit pertama sampai menit ke- 5
Menggunakan cron
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk membuat jadwal perintah dengan  cron. 
1.Yang pertama adalah dengan meletakkan perintah/script shell kedalam direktory /etc/cron.daily, /etc/cron.hourly, /etc/cron.mountly atau /etc/cron.weekly. Cara ini cukup simple karena kita hanya perlu menaruh shel script atau perintah kedalam salah satu direktory tersebut dan file tersebut akan dieksekusi pada waktunya. Contoh bila kita ingin menjalankan perintah setiap menit kita tinggal meletakkan perintah tersebut ke direktory /etc/cron.hourly. Cara ini tidak disarankan karena apabila kita meletakkan perintah atau shell script kedalam salah satu direktory tersebut, file perintah tersebut akan dieksekusi secara bersamaan. Tentu hal ini akan membuat kinerja sistem menjadi lebih berat. Untuk dapat dieksekusi file yang berada dalam direktory ini menimal harus memiliki permission 700. Sebagai catatan, Tekhnik ini hanya bisa di-manage oleh superuser (root)
2.Menggunakan perintah crontab
Cara ini digunakan untuk membuat tabel jadwal perintah yang ingin dikerjakan dalam periode waktu tertentu. Seluruh user dalam sistem dapat membuat tabel daftar perintah dengan perintah ini, tidak harus superuser. 


  • Membuat tabel baru. Untuk membuat tabel baru digunakan perintah crontab -e.  Perintah ini juga digunakan untuk mengedit jadwal perintah apabila kita telah membuat sebelumnya. Daftar pekerjaan masing-masing user akan disimpan ke dalam direktory /var/spool/cron. Daftar perintah akan disesuaikan dengan nama user yang membuat. Ketika pertama kali diketikkan perintah ini akan membuat file baru kedalam direktory /var/spool/con sesuai dengan user yang login.
  • Menghapus jadwal perintah. Untuk menghapus jadwal perintah digunakan crontab -r
  • Menonaktifkan perintah. Untuk menonaktfkan kita bisa menggunakan crontab -e. gunakan tanda # didepan jadwal perintah supaya system menganggap perintah tersebut sebagai komenter
           #*/3 * * * * echo "Menambahkan Baris">> /home/sunawang/aliko.txt 

No comments:

Post a Comment